Selamat Datang di Portal Pelajar

ISLAM DALAM KREATIVITAS KEBUDAYAAN

oleh : Agus Salim-Riau

Islam adalah ‘ketundukan seorang hamba kepada wahyu Ilahi yang diturunkan kepada para nabi dan rasul khususnya Muhammad SAW guna dijadikan pedoman hidup dan juga sebagai hukum/ aturan Allah SWT yang dapat membimbing umat manusia ke jalan yang lurus, menuju ke kebahagiaan dunia dan akhirat.’

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Manusia memang memilik suatu tipe Makhluk Tuhan yang tidak bisa diam, karena kita sebagai Makhluk Tuhan telah dikaruniai pola pikir, perasaan dan kemauan yang membuat rohani manusia itu akan hidup kembali.

Perkembangan kebudayaan Manusia hampir berjalan seiring dengan perkembangan zaman dan pola pikir, oleh sebab itu Budaya Manusia sebenarnya lebih dahulu dirintis oleh Rohani.

Pada suatu ketika Manusia mencoba mengadakan sebuah kajian yang lebih Kritis lagi berkaitan dengan alam, hal tersebut merupakan Pertama berpangkalan kepada perkembangan pikiran, sedangkan hal yang kedua sebagai akibat yang pertama pula manusia itu mendapatkan sebuah cara dan data, untuk membaca dan memahami serta mengkaji berbagai segala persoalan dan fenomena Alam yang dapat dipahami dan dijangkau secara mendetail.

Timbul pertanyaan besar, mengapa Islam telah mengambil Strategi Kebudayaan?
Mari kembali kita menyimak dari segi persoal personal yang membawanya, berpangkal dri sejarah Pribadi Nabi Muhammad S.A.W, maka Islam juga pertama kali sebenarnya juga telah dibawakan oleh baginda Rasulullah S.A.W sebagai sosok yang mulia yang harus dijadikan tauladan bagi seluruh ummat, sebagai suatu sikap dan tingkah laku Budaya.

Sehingga dalam kontek Agama, kehadiran beliau adalah untuk menyempurnakan Akhlak umat Manusia, oleh karena itu kedatangan Islam ke Bengkalis dan derah lainnya di Nusantara tidak melalui penguasa Negeri, melainkan melalui pergaulan dan perdagangan.

Dalam kondisi inilah menyebabkan agama Islam akan lebih dahulu melihat suasana Sosial Budaya dari pad masyarakat yang kita temukan,

Strategi Islam yang demikian, menyebabkan agama ini lebih condrong memperlihatkan berbagai prestasi. Sehingga agama Islam tanpak membawa Dimensi kerohanian yang indah dan utuh dalam masyarakat.

Kebijakan Islam dalam memilih jalan Budaya dalam mengembangkan sayapnya, telah menimbulkan kreatifitas budaya, berbagai cerita rakyat yang sudah dri dahulu kala dipakai sebagai pembenaran terhadap realitas, sehingga telah menjadi mitos.

Lalu agama ini lansung mencoba memberikan kreatifitas yang berbau Islam, setelah agama Islam berkembang dengan subur dan kokoh menjadi pedoman hidup masyarakat, kreatifitas budaya muncul dalam berbagai corak, bahwa tantangan mereka bukan lagi masalah penyebaran agama Islam sebagai titik tekanan yang pertama, namun bagai mana lagi caranya membangun masyarakat Islam itu.

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Link here | Link here | Link here
Copyright © 2014. Media Belajar Jurnalistik - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Published by Cargam Template
Proudly powered by Blogger