Selamat Datang di Portal Pelajar

*"HIDUP HARI INI"*


Oleh : Gustia Mardalena
Hidup... Bagi saya...,

Hidup itu BELAJAR. Segala sesuatu yang ada di depan kita khan masih jadi misteri. Kalau hidup tidak belajar, berarti sebelum hidup, ada latihan praktek hidup dong?. Hahahaha...

Saya pun masih tetap terus belajar sampai sekarang. Belajar tentang hal apapun. Intinya belajar menata hati dan pikiran.

Karena hidup khan memang belajar yah. Tidak ada kata terlambat buat belajar. Belajar mengerti dan memahami arti dari semua. Arti dari hidup ini dan hidup saya tentunya. Karena Tuhan telah menciptakan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya. Tidak ada yang diciptakan dengan sia-sia. Maka sudah tentu, pastinya saya ataupun yang lain, diciptakan dengan sedemikian rupa dengan tujuan dan predikatnya masing-masing. Hanya saja perlu memahami, mengerti dan memaknainya lebih dalam, baik secara interpersonal ataupun intrapersonal, baik intern maupun extern.

Seorang bijak pernah berkata, apa yang terjadi hari ini adalah buah pikiran kita di masa lampau. Ya.... Ada benarnya juga sih kalau menurut saya, contohnya begini, saya bisa berada dan bergabung dalam grup BELAJAR MENULIS ini karena sebuah keputusan, keputusan yang saya ambil kala itu. Pastinya dengan niat dan tujuan tertentu. Dan akhirnya, saat ini saya sudah berada atau masuk dalam grup ini. Inilah output dari sebuah input yang saya ambil masa itu.

Hari kemarin adalah hari yang telah lalu, tapi dengan itu kita bisa ambil pelajaran untuk arah yang lebih baik lagi. Alangkah baiknya, untuk tidak menjadi orang yang merugi dengan menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin. Memang pada kenyataannya tidak semudah dan segampang membalikkan telapak tangan yah, karena itu PROSES. Proses dari pendewasaan diri memang tidak mudah, banyak hal yang dihadapi. Pastinya di tengah perjalanan kita akan menemukan banyak hal yang perlu dipelajari, banyak hal yang perlu dipikirkan, banyak hal yang perlu dikembangkan, banyak hal yang perlu dipertimbangkan, dan pada akhirnya banyak hal yang bisa kita jadikan sebuah kesimpulan dari  sebuah proses yang panjang dan kompleks. Nah, inilah yang kita ambil sebagai intisari dari proses yang telah dilalui, jadikan sebagai pengalaman, karena pengalaman adalah guru terbaik.

Hiduplah hari ini, hidupilah hidup yang masih jadi kesempatan bagi kita, nikmat yang Tuhan beri sampai detik ini. Kita hanya perlu ingat, dibalik kesedihan ada kebahagiaan, dibalik kebahagiaan ada kesedihan. Jadi tetaplah tersenyum dengan apa yang ada di depan mata, di depan jalan kita. Karena roda hidup itu memang berputar, sesekali ada di atas, sesekali ada di bawah. Jadi tenanglah, jangan berlarut-larut dalam kesedihan, juga jangan terlalu dalam kebahagiaan.

Memang sulit, seperti yang sudah saya jelaskan di atas, hidup itu tidak semudah dan seindah kata bijak atau kata mutiara. Semua butuh proses, butuh perjuangan, butuh keikhlasan, butuh komitmen, butuh keseimbangan, seimbang antara urusan duniawi juga urusan kita pada Tuhan. Karena nafas kita Tuhanlah yang punya, nadi kita Tuhanlah yang punya, jantung kita Tuhanlah yang punya. Tuhan yang Maha Kuasa.

Jalani, nikmati dan syukuri. Mungkin tiga kata itu yang mewakili semuanya. Karena apa? Karena Tuhan tidak akan menguji hambanya di luar batas kemampuannya. Bahkan potongan ayat tersebut yang saya jadikan pegangan hidup saya. Disaat saya mulai rapuh dan hilang kendali karena masalah yang saya hadapi, saya akan kembali mengingat dan mengucapkannya dalam hati, "Ingat Lena... Allah ga akan menguji hambanya di luar batas kemampuannya... Sabar... Sabar... Ikhlas Lena... Yang penting adalah ikhlas. Bahagia itu ilmunya Ikhlas. Harus... Harus bisa...!. Yakinlah, Allah sudah menyusun skenario yang baik buat kita. Karena Allah sebaik-baiknya pengatur. Yakin... Semua pasti akan indah pada waktunya. Tawakkal Lena, berserah..."

Memang.... Sekali lagi saya tekankan, semua itu TIDAKlah MUDAH, ada PROSES di dalamnya.
Ikhlas itu ilmu yang tidak gampang. Menurut saya, ilmu ikhlas mengajarkan arti tentang kebahagiaan, ketenangan, kelapangdadaan. Jika kita sudah mampu menerapkan ikhlas dalam hidup kita, saya yakin, pasti hidup kita akan terasa lebih ringan. Walau apapun yang terjadi dan yang akan terjadi pasti ada hikmah dibaliknya. Ada tanggung dan jawab, ada resiko dari hasilnya.

Hidup hari ini, satu-satunya jalan agar kita senantiasa memilih untuk menekankan pada diri kita masing-masing untuk menjadikan hidup kita lebih baik dari sebelumnya, lebih berharga dan lebih bermakna lagi. Dan jadikan hidup hari ini sebagai wadah untuk proses menuju impian, impian lho ya... Bukan mimpi. Beda arti antara impian dengan mimpi. Yang saya maksud di sini adalah impian. Karena menurut saya, impian biasanya akan memacu kita atau mendorong kita selangkah lebih maju untuk melakukan hal-hal yang baik, tentunya yang menunjang jalannya proses menuju impian tersebut. Karena impian, bisa dibilang juga cita-cita, harapan dan keinginan seseorang. Hidup tanpa harapan seakan kosong, tak bernyawa. Ibarat orang sakit yang sedang kritis, kalau tidak ada harapan untuk hidup, rasanya kecil kemungkinan untuknya bisa bertahan. Maka biasanya, orang yang sakitnya itu sendirilah, yang paling utama diberi dorongan dan dukungan agar Ia mampu dan kuat melewati masa kritisnya. Misal dengan memberi gambaran tentang hidupnya, orang-orang yang dikasihinya, orang-orang yang disayanginya, orang-orang yang dicintainya juga sebaliknya, karena mereka menunggu kita keluar dari kesulitan, mereka menunggu kita bangkit, mereka menunggu kita untuk bisa berkumpul bersama lagi, mereka rindu dan ingin segera melihat senyum dan tawa canda lagi. Selebihnya, usaha dan doa sebagai pendukung utama.

Ya.... Intinya hidup itu adalah anugerah dari yang Maha Pencipta. Kita sudah digariskan untuk menjalani kehidupan, kehidupan ini.

Kemarin, hari ini dan esok. Kemarin jadikan pembelajaran untuk menjadi lebih baik. Hari ini jadikan acuan untuk menjadi lebih baik lagi. Karena esok, masih menjadi misteri.

Hidupilah hari ini. Agar kelak kita bisa menikmati benih dari apa yang kita tanam pada hari ini. Hasil yang indah dan menyenangkan, hasil yang luar biasa, hebat dan unik yang akan kita dapatkan dari sebuah proses pemikiran, perjalanan dan akhir dari cerita kehidupan ini.

Jika menemukan kata "Sulit", yakinkan pada hati " Kita mampu", karena apa yang dihadapkan pada kita, tidak akan melampaui batas kemampuan kita. Berarti khan kita mampu, kita mampu hadapi, kita mampu selesaikan. Memang kita akan menemukan kata "Tidak mudah" di dalamnya, tapi yakinlah semua pasti ada jalannya, yang terpenting niat kita baik dan tulus, ada niat dan kemauan. Pasti akan ada "Hikmah" di dalamnya. Dengan tangis bahagia, dengan haru yang luar biasa.

Ikhlas, sabar dan tawakkal. Jalani, nikmati dan syukuri....

Seberat apapun, yakin Tuhan bersama kita..

Seseorang pernah berkata pada saya, "Hidup itu bukan "Terserah". Tapi "Berserah"...!"

Salam, senyum dan damai.

Bogor, 13 November 2016

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Link here | Link here | Link here
Copyright © 2014. Media Belajar Jurnalistik - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Published by Cargam Template
Proudly powered by Blogger