Semua kita punya harapan, dikalangan berada maupun dikalangan bawah, harapan untuk mewujudkan Bengkalis tentu memerlukan proses yang panjang, serta memerlukan waktu dan tidak terlepas dari dukungan semua pihak masyarakat Kabupaten pada umumnya,ditemani secangkir teh 6/12/2016.
Tetapi dengan adanya motivasi yang diberikan kepada Pemuda dan Pemudi yang tidak terlepas bimbingan terhadap orang tua dan pihak tertentu Insya Allah mimpi itu dapat terwujud.
Sebenarnya kita harus salut dengan pemikiran anak muda yang punya gagasan untuk membangun Bengkalis Negeri Junjungan yang mandiri menuju 2020, tanpa mengharapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ), dengan pemikiran anak muda inilah yang memilik gagasan yang sehari-hari sebagai politisi berpikir dan berpendapat untuk memikirkan khazanah Melayu.
Apresiasi saya yang setinggi-tingginya buat Dosen saya Pak Subli yang punya semangat, untuk mengajak mahasiswa berjunalistik, menulis membuka wawasan kepada mahasiswa STAIN Bengkalis, kemudian Pak wira yang sangat punya komitmen kepada beberapa organisasi kampus untuk melakukan kegiatan yang nantinya menghasilkan sosok-sosok pemuda yang madani, dan tidak lupa saya kepada Dosen saya sebagai seorang ulama, yang diamanahkan sebagai MUI Kabupaten Bengkalis, yang membuat saya bangga kepada beliau, dengan kesibukan-kesibukan beliau, akan tetapi pak Ali Ambar tetap punya semangat untuk membangun negeri ini.
Roh perjuangan ini akan membawa Bengkalis nantinya menjadi mandiri dengan adanya dukungan untuk pemuda.
Inilah sebuah gagasan kita kedepan untuk mewujudkan Bengkalis menjadi Kabupaten yang mandiri, untuk memajukan negeri ini di masa yang akan datang adalah kita perlukan para pemikiran yang berlian.
Saya juga bangga terhadap Kemelayuan dan Keislaman yang diangkat dinegeri Junjungan Kabupaten Bengkalis, sebagai perwujudan masyarakat yang mandiri menuju 2020.
Saat ini kita memiliki kemampuan modal dasar sebagai kekuatan untuk membangun Bengkalis yang baik bagi kultural (Budaya), Sumber Daya Manusia(SDM) yang berpotensi, Lembaga Adat Melayu (LAM), maupun komponen masyarakat dan para pumuda.
Oleh sebab itu negeri Bengkalis memiliki keaneka ragaman yang sangat luar biasa komplit dengan semboyan kebhinekaan yang berbeda-beda tapi tetap satu jua.
Kerukunan memang sangat diperlukan untuk membangun Bengkalis sebagai Kabupaten Mandiri menuju 2020 yang menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh pemerintah, karena hal itu yang membuat pembangunan dari semua aspek sangat diperlukan.
Maka dengan adanya niat menjadikan Bengkalis sebagai Kabupaten Mandiri menuju 2020, maka tujuan pembangunan Kabupaten Bengkalis tidak hanya meningkatkan pembangunan fisik n










Posting Komentar