Arafat || Channel Telegram:
Peran ibu sekecil apapun ternyata tidak bisa digantikan oleh orang lain ya. Contohnya seperti yang dialami seorang anak sd ini, dia ingin meminta tolong dituliskan surat ijin untuk gurunya karena besok tidak bisa sekolah.
Tetapi karena sang ibu sedang kurang sehat, maka dia meminta tolong kepada kakaknya yang masih smp. Rupanya si kakak kebiasaan menyingkat tulisan, jadinya malah begini:
"Dgn Hrmt.
Sy brmksd mnt ijn kpd p gr yg sy hrmti, bhw adk sy pd bsk hr tdk bs msk sklh krn ada acr klrg. Sy hrp p gr dpt mklm ats acr ini" :)
Tidak puas dengan surat tersebut, dia gantian meminta tolong kepada kakaknya yang sudah sma. Rupanya si kakak yang satu ini orangnya sok akrab, hasilnya malah lebih parah lagi:
"Dengan Hormat.
Bagaimana kabarnya pak ? Sehat selalu kan ? Saya senang sekali mendengar bapak selalu sehat. Bagaimana kabarnya istri bapak ? Pasti semakin cantik ya. Surat ini saya tulis juga dalam keadaan sehat pak" :)
Tentu saja surat ini juga tidak layak untuk diberikan pada pak guru, maka harapan terakhir dia meminta tolong kepada ayah. Rupanya ayah seorang yang sangat teliti, hasilnya pun senasib dengan dua surat sebelumnya,
"Dengan Hormat.
Saya tujukan surat ini kepada pak guru yang telah berjasa mendidik anak saya sejak tahun 2015, di sekolah yang sangat membanggakan sekali yaitu SD Negeri 10 Jakarta yang telah berdiri selama lima belas tahun berdasarkan SK Mendikbud No.67 tahun 2001, dengan ini saya sampaikan bahwa" :)
Sekarang barulah kita mengerti peran seorang ibu memang tidak bisa tergantikan oleh siapapun. Muliakan ibu kita ya, dan panjatkan doa terbaik kepada Allah untuk ibu.
Salam Hijrah.
⏲ Waktunya bangun dan berubah dari tidur panjang kita!










Posting Komentar