Selamat Datang di Portal Pelajar

HARAPAN - PART 1

HARAPAN - PART 1

Desy GM Jakarta

"Ketika aku membutuhkan mu, kamu hilang." Gumam Intan lirih. Hampir hilang suaranya terbawa angin. Tak terasa air matanya jatuh meninggalkan jejak setitik di jilbab merahnya. Raut mukanya tampak sangat menahan pilu. Mila, seorang akhwat yang sejak kecil bersahabat dengannya meninggal tertabrak bus saat menyebrang sepulang sekolah. 3 hari setelah sepeninggalan Mila, Ayahnya Intan menyusul menghadap keharibanNya. Sahabat kemudian orang tua satu-satunya pergi meninggalkannya. Hampir-hampir Intan putus asa. Ia merasa tidak punya siapa-siapa.

"Allah, aku tidak kuat. Rasanya aku ingin menyusul mereka saja." Air matanya tambah deras. Semenjak Ayahnya sakit sekitar 3 bulan yang lalu, hanya Intan yang bisa merawat Ayahnya. Intan anak satu-satunya. Ibunya meninggal setelah melahirkan Intan. Ayahnya pun hanya bisa dirawat di rumah. Intan tidak sanggup untuk membawanya ke Rumah Sakit, karena Ayahnya hanya seorang tukang becak. 

Sore itu di Taman Orchid, Intan membuka surat keputusan hasil ujian nasional dari sekolahnya. Pikirannya kalut. Ia berharap surat itu dapat membawa kebahagiaan untuknya.

"Allah, hiburlah hatiku." Ucap Intan sambil membuka amplop berisi surat itu

*bersambung*

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Link here | Link here | Link here
Copyright © 2014. Media Belajar Jurnalistik - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Published by Cargam Template
Proudly powered by Blogger