Selamat Datang di Portal Pelajar

Pemkot Yogyakarta Anggarkan 3 M Bantuan Operasional Madrasah


“Pencairan dana tinggal menunggu kelengkapan persyaratan yang diajukan sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana.
Bantuan operasional madrasah sebenarnya sudah dicanangkan sejak tiga tahun lalu. Namun, bantuan baru bias dicairkan pada tahun mendatang. Sebelum adanya bantuan untuk madrasah, Pemkot Yogyakarta sudah lebih dulu memberikan bantuan operasional untuk sekolah yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).
Diterangkan Edy, tidak semua madrasah yang mendapat bantuan, melainkan hanya Madrsah Tsanawiyah (MTs) setara SMP, Madrasah Ibtidaiyah (MI) setara SD, dan Raudhotul Athfal (RA) atau TK. Dalam bantuan ini, setiap siswa MTs yang berasal dari Kota Yogyakarta mendapat bantuan Rp1 juta per tahun, sedangkan siswa MI sebesar Rp750.000 per siswa per tahun. Sementara, RA akan langsung dialokasikan sebesar Rp10 juta per tahun untuk satu tahun pendidikan.
Total anggaran yang disiapkan akan diberikan kepada 3.126 siswa MTs dan MI dari dua MI dan tujuh MTs. Sedangkan, RA yang mendapat bantuan berjumlah 10 sekolah.
Selain itu, madrasah juga diminta untuk membatai jumlah pungutan kepada siswa. Bahkan, untuk siswa tidak mampu dilarang dimintai pungutan. Dana operasional juga tidak diperbolehkan untuk belanja moda, dana ini hanya dapat digunakan untuk honorarium, pengadaan dan pemeliharaan barang dan jasa yang pemanfaatannya kurang dari 12 bulan. (Andi)
sumber :Edupost.ID 

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Link here | Link here | Link here
Copyright © 2014. Media Belajar Jurnalistik - All Rights Reserved
Template by Cara Gampang Published by Cargam Template
Proudly powered by Blogger